Keuangan Mikro Islam dan Perkembangan Industri Halal

Keuangan Mikro Islam dan Perkembangan Industri Halal

Industri halal mengalami peningkatan tren secara signifikan di beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan karena populasi kelas menengah muslim sedang meningkat dan masyarakat kelas mengengah inilah yang memiliki tingkat daya beli cukup tinggi untuk konsumsi. Namun, perkembangan industri halal perlu dicermati lebih lanjut karena dampak yang dihasilkan belum signifikan kontribusinya terhadap pembangunan umat.

Peningkatan populasi kelas menengah merupakan potensi untuk lahir dan tumbuhnya industri, termasuk di dalamnya industri keuangan. Jika dicermati lebih lanjut, Industri keuangan mikro di Indonesia menempati posisi yang cukup strategis dalam percaturan ekonomi. Hal ini disebabkan pasar dari keungan mikro, khususnya syariah mendapat respon positif dari masyarakat. Kehadirannya berkembang dengan cepat dan dapat berkolaborasi dengan financial technology sehingga pertumbuhannya melebihi tingkat pertumbuhan perbankan syariah yang saat ini masih berada dalam 5% trap.

Bentuk dari infrastruktur keuangan mikro syariah di Indonesia cukup beragam, mulai dari BMT, Koperasi Jasa Keuangan Syariah, berbagai platform investasi syariah dengan sistem peer to peer maupun crowdfunding vang tak hanya melayani kelas menengah dan menengah ke atas muslim, tapi lebih inklusif dan dapat melayani masyarakat kelas menengah ke bawah.

Perkembangan keuangan mikro syariah di Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah, terlebih dalam hal akuntabilitas karena isu akuntabilitas dalam lembaga keuangan merupakan hal yang krusial.

No Comments

Post a comment